Ruang Baca - Berita Dunia dan Hiburan
Selamat Datang di Forum ini.
Silahkan anda bergabung dan menjadi member aktif di forum ini dengan cara registrasi USername anda (klik Pendaftaran) Trims. [Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) 930134
Ruang Baca - Berita Dunia dan Hiburan
Selamat Datang di Forum ini.
Silahkan anda bergabung dan menjadi member aktif di forum ini dengan cara registrasi USername anda (klik Pendaftaran) Trims. [Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) 930134
Ruang Baca - Berita Dunia dan Hiburan
Would you like to react to this message? Create an account in a few clicks or log in to continue.


Forum Ruang Baca, banyak Berita, Pengetahuan, dan Hiburan yang maudibaca
 
HomeLatest imagesSearchRegisterLog in
Log in
Username:
Password:
Log in automatically: 
:: I forgot my password
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Top posters
LifeIsNeferFlat
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
daijiro74
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
marmalade_chainsaw
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
new_visitory
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
babyfromhell
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
babahayoyeah
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
kbNet
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
budi2610
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
superfury
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
satpam
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_lcap[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_voting_bar[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_vote_rcap 
Latest topics
» Pindah Forum Dari RuangBaca ke Forum Rumpiuz
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeMon Oct 11, 2010 9:45 am by budi2610

» presiden dan pameran lukisan
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeThu Oct 07, 2010 9:56 pm by marmalade_chainsaw

» Kenapa Punyamu Bentuknya Seperti Itu [ngga ngakak gue berenti makan nasi.. lol]
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeThu Oct 07, 2010 9:52 pm by marmalade_chainsaw

» 3 Suami Yang Memiliki Istri Yang Aneh-Aneh
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeThu Oct 07, 2010 9:51 pm by marmalade_chainsaw

» ada yang lebih besar dari niagara ??
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeThu Oct 07, 2010 9:49 pm by marmalade_chainsaw

» ۩ ۞۞۩ Lounge All RuBacers||Chating yu ۩ ۞۞۩
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeThu Oct 07, 2010 9:44 pm by marmalade_chainsaw

» [Motivation] Never Say Give Up
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeThu Oct 07, 2010 9:41 pm by marmalade_chainsaw

» Ponsel 2 Kilo .. Ada Yang Mau Pake ?
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeThu Oct 07, 2010 9:38 pm by marmalade_chainsaw

» guitar hero dengan angklung, buatan anak bangsa Reply to Thread
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeThu Oct 07, 2010 9:33 pm by marmalade_chainsaw

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian

 

 [Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?)

Go down 
AuthorMessage
LifeIsNeferFlat
Rubac Officer
LifeIsNeferFlat


Jumlah posting : 243
Points : 583
Join date : 2010-08-09
Age : 30
Lokasi : Where Is The Pulp ?

[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) Empty
PostSubject: [Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?)   [Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?) I_icon_minitimeMon Aug 09, 2010 6:48 pm

Marah adalah problem yang umum terjadi di kehidupan kita. Kita pernah marah. Orang tua pernah marah. Kakak atau adik atau teman pun bisa marah. Kenapa sih mereka marah ?

Sebagai seorang manusia, dalam menjalani kehidupan, kita akan berusaha sedapat mungkin untuk memenuhi kebutuhan, baik dengan fisik dan intelektual yang dimiliki, di lingkungan kita berada. Dalam menjalani kehidupan itu, kita senantiasa berhadapan dengan berbagai masalah. Mengapa ?

Quote:
Karena kebutuhan kita tidak terbatas, sedangkan kemampuan kita terbatas.

Marah adalah suatu perilaku yang normal dan sehat, sebagai salah satu bentuk ekspresi emosi manusia. Namun, ketika marah tidak terkendali dan cenderung menuju arah destruktif, marah akan menjadi masalah.

Apa yang terjadi saat kita marah ?

Quote:
“Like other emotions, anger is accompanied by physiological and biological changes. When you get angry, your heart rate and blood pressure go up, as do the levels of your energy hormones, adrenaline, and noradrenaline.”
Seperti bentuk emosi lainnya, marah juga diikuti dengan perubahan psikologis dan biologis. Ketika Anda marah, denyut nadi dan tekanan darah meningkat, begitu juga dengan level hormon, adrenaline, dan noradrenaline.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Mengapa kita menjadi marah ?

Dalam pribadi manusia, ada yang disebut dengan ID (naluri), EGO (saya/aku), dan SUPEREGO (norma). Ketiga hal ini akan membantu manusia untuk beradaptasi dengan lingkungan hidupnya. Secara naluriah, manusia akan berusaha bertahan hidup dengan cara apa pun seperti yang disebut di atas, termasuk mempertahankan diri tentang eksistensinya dalam lingkungan.

Ego (pribadi) merupakan inti dari kesatuan manusia, dan bila terjadi ancaman terhadap ego hal ini merupakan ancaman terhadap tulang punggung (eksistensi) manusia. Sehingga kegagalan/kekecewaan terhadap pencapaian hal tersebut, atau terusiknya ego manusia, salah satunya diungkapkan dengan marah.

Selain sebagai bentuk ekspresi emosi, marah juga merupakan satu bentuk komunikasi. Adakalanya orang lain baru mengerti maksud yang ingin kita sampaikan ketika kita marah. Tanpa marah, orang lain malah menganggap kita main-main atau tidak serius. Dalam hal ini, tentunya juga berkaitan dengan masalah budaya. Dalam budaya masyarakat tertentu, suatu bentuk ekspresi seseorang akan dianggap sebagai bentuk ekspresi marah sedangkan dalam budaya masyarakat lain dianggap biasa-biasa saja, salah satu contoh konkretnya adalah logat bahasa.

Contoh lain : dalam pertandingan sepak bola. Tak jarang kita lihat ada pemain yang bersitegang, terutama apabila terjadi pelanggaran. Ketika bersitegang, sikap yang ditunjukkan para pemain Eropa akan berbeda dengan sikap yang diperlihatkan para pemain Indonesia. Dalam kebanyakan pertandingan Liga Eropa yang kita saksikan di televisi, apabila pemain saling bersitegang, mereka beradu mulut dan bahkan saling berhadapan. Mata melotot dan urat-urat leher pun tampak menjadi tegang. Namun, setelah melampiaskan kekesalan dan amarah masing-masing, mereka pun bisa segera melanjutkan pertandingan dengan baik. Adapun di Indonesia, tak jarang kita menyaksikan persitegangan antara dua pemain, namun merembet pada pemain lain sehingga menyebabkan perkelahian massal antarpemain.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Marah ternyata bisa ditinjau dari berbagai aspek, termasuk juga dari aspek agama. Dalam ajaran Islam, ada beberapa ayat dan hadis Nabi yang menjelaskan tentang marah. Dalam penjelasan-penjelasan tersebut disebutkan bahwa alangkah lebih baiknya apabila kita bisa menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain. Namun, hal ini juga tidak berarti bahwa kita tidak boleh marah, sebab Nabi juga pernah marah dan marah dalam batas-batas tertentu justru bisa membawa dampak positif bagi manusia.

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan marah. Hanya saja, seringkali emosi saat marah diekspresikan dengan berlebihan dan tidak semestinya. Marah yang hanya disebabkan oleh permasalahan sepele, bisa berbuntut besar, sampai-sampai terjadi pembunuhan. Akibatnya, marah yang tidak terkontrol dan berlebihan akan merusak, baik pada diri sendiri maupun orang-orang di sekelilingnya.

Marah akan cenderung menjadi destruktif ketika seseorang menuruti emosinya yang meledak-ledak. Kemarahan tidak akan menghasilkan manfaat jika hanya dilampaskan melalui kata-kata, ekspresi, dan perlakuan yang kasar. Itulah sebabnya, walaupun dalam keadaan marah, kita harus selalu mengedepankan rasio atau logika. Sebab dengan begitu, kemarahan kita menjadi kemarahan yang tidak sia-sia. Tapi rasionaliasasi ini tidak muncul begitu saja, butuh kemauan, upaya dan latihan yang keras.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Manajemen Marah

Psikolog E. Kristi Poerwandari menyatakan bahwa marah akan berdampak buruk bila diungkapkan secara agresif dan berlebihan. Lebih buruk lagi bila yang bersangkutan tidak menyadari dirinya melakukan hal yang negatif. Karena itu ia menyarankan sebaiknya amarah dikeluarkan dengan syarat :

1. Marah haruslah karena alasan yang tepat, bukan karena faktor subyektif. Banyak kasus kemarahan timbul di lingkungan keluarga. Misalkan suami marah secara berlebihan karena merasa tidak dihargai oleh istrinya, padahal hanyalah pandangan subyektif sang suami.

2. Marah haruslah terkendali. Marah yang membabi buta, bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

Marah juga bisa berdampak negatif pada diri sendiri atau pada diri orang lain ketika yang bersangkutan tidak secara jujur mengakui rasa marahnya, atau memendam amarah. Marah yang tidak dikeluarkan bisa menyebabkan sakit kepala, nyeri punggung, mual, bahkan depresi. Mereka yang suka meremehkan, mengkritik, dan berkomentar sinis terhadap orang lain biasanya adalah orang yang tidak terbiasa mengekspresikan kemarahannya.

Meskipun sebaiknya rasa marah itu dilepaskan saja dan jangan disimpan, Dadang Hawari menilai pendapat ini tidak selalu baik untuk diterapkan. “Apakah kalau marah dilepaskan lantas kita menjadi puas? Apa bukan sebaiknya justru menyebabkan orang yang dimarahi menjadi sakit dan akhirnya menimbulkan persoalan baru ?” ujar psikiater itu. Lalu bagaimana baiknya?

Quote:
Yang baik adalah kalau merasa marah, kita redam dan netralisir dengan diri sendiri sambil menyelesaikan pokok permasalahan yang dihadapi.
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sebetulnya rasa marah itu bisa dikelola. Manusia mempunyai mekanisme pengendalian diri. Ada orang yang mampu meredam marah tapi ada juga yang tidak bisa. Kalau pengendalian dirinya lemah, maka bisa terjadi agresivitas, dimana kemarahan secara fisik maupun verbal keluar membabi buta. Tapi orang sudah terlatih untuk bisa sabar, mekanisme internal di dalam dirinya bisa meredam emosi yang meletup-letup dan tidak terpancing untuk bertindak agresif.

Dalam berbagai kasus, seseorang yang terbiasa marah secara agresif bisa dilatih untuk mengendalikan emosi. Caranya dengan mencari penyebab munculnya letupan marah tersebut. Misalnya pada kasus dimana rasa marah muncul untuk menutupi rasa kurang percaya diri, terapi yang dilakukan terlebih dahulu difokuskan pada upaya membangkitkan rasa percaya diri.

Sebetulnya melatih diri mengelola amarah merupakan hal yang memang patut dilakukan, terutama untuk meningkatkan kualitas diri. Sekarang ini kualitas manusia tidak hanya ditentukan oleh IQ (Intelligence Quotient), tapi juga oleh EQ (Emotional Quotient).


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Semoga artikel ini bermanfaat.

Source :
terangkum dalam Pasar Payon - Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah?)

http://www.percikan-iman.com/mapi/in...o_pdf=1&id=271
http://hnf66.multiply.com/journal/it...anajemen_Marah
Back to top Go down
https://www.facebook.com/?ref=home#!/profile.php?id=1000001201531
 
[Kesehatan Jiwa] Ugh, Emosi.. (Mengapa Kita Marah ?)
Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» tips memelihara kesehatan mata kita ^^
» Manfaat Marah dan Tertawa!!
»  Khasiat Teh Untuk Kesehatan
» Busana Daging Mentah Lady Gaga Membuat PETA Marah
» Protein Alami Untuk Kesehatan Rambut

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
Ruang Baca - Berita Dunia dan Hiburan  :: Enjoy Room :: The Lounge-
Jump to: